Kilang Pertamina Unit Balikpapan Latih Masyarakat Tangani Kebakaran Kecil
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN
-
Menyambut Peringatan Bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional yang
diperingati setiap tanggal 12 Januari,
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan bersama kelompok binaan
Kampung Siaga Bencana (KSB) Margasari Mengadakan Pelatihan dan Simulasi
Pemadaman Api Skala Kecil dan Penggunaan APAR. Pelatihan dilakukan di Kantor
Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat, Kamis (11/01).
Ketua KSB Kelurahan Margasari Abdal membuka
acara pelatihan tersebut. "Kegiatan ini merupakan kegiatan pelatihan kedua
yang dilakukan di Kelurahan Margasari. Setelah sebelumnya dari HSSE PT KPI RU V
mengedukasi kelompok KSB, pada kesempatan hari ini pelatihan langsung ditujukan
untuk masyarakat Kelurahan Margasari. Besar harapan saya semoga hal ini
berdampak baik dan masyarakat bisa memahami dengan baik," kata Abdal.
Kegiatan Pelatihan ini dihadiri oleh Lurah
Margasari, Perwakilan Camat Balikpapan Barat, Danramil Kecamatan Balikpapan
Barat, Bhabinsa Kelurahan Margasari, LPM Margasari, 32 Ketua RT di Kelurahan
Margasari, Relawan Kebencanaan SIKA, SIBA dan Katana Margasari, serta keterlibatan
warga kelurahan Margasari.
"Kami sangat mendukung dengan kegiatan
CSR Pertamina yang melibatkan seluruh pihak masyarakat. Kami berharap ini bisa
berkelanjutan terus menerus, serta kedepan nantinya akan ada kegiatan lain
untuk kita kolaborasikan bersama," Ucap Kasi Tramtib Perwakilan Kecamatan
Balikpapan Barat, Didik.
Acara pelatihan ini diisi dengan pemaparan
materi awal mengenai High Capacity Fire Equipment (HCFE), fire ground,
pengendalian kebakaran, jenis kebakaran serta cara penggunaan APAR.
Selanjutnnya peserta diajak praktik pemadaman api skala kecil yang berasal dari
kompor atau tabung gas. Pemadaman dilakukan menggunakan kain basah dan APAR.
Pada kesempatan ini, Pertamina juga memberikan bantuan total 13 unit APAR. 12
APAR diberikan untuk masyarakat yang diserahkan kepada para ketua RT dan 1 unit
APAR khusus untuk Kantor Kelurahan Margasari.
Menurut Narasumber Pelatihan dari PT KPI Unit
Balikpapan Fungsi HSSE bagian Emergency & Insurance Annas Bachtiar,
Pelatihan Pemadaman Api Skala Kecil dan Penggunaan Apar sangatlah penting.
Karena para warga tersebut bertempat tinggal di tengah pemukiman padat
penduduk. Material bangunan sebagian besar adalah kayu yang rawan akan bencana
kebakaran. Penyebab kebakaran yang paling sering terjadi salah satunya adalah
konsleting listrik.
"Bapak dan ibu semuanya harus
memperhatikan keadaan sekitar lebih jeli lagi. Yang terpenting adalah jika
terjadi kebakaran, yang paling pertama bapak dan ibu harus memikirkan
keselamatan diri sendiri. Tetap bersikap tenang dan jangan panik. Segera
mencari pertolongan dan padamkan api dengan benar. Penting juga bapak ibu
pahami bagaimana mitigasi adanya konsleting listrik agar tidak menjadi sumber
api besar," ujar Annas.
"Saya sangat antusias di kesempatan ini
karena saya memahami bagaimana bahaya kebakaran dan pelatihan ini sangat
berguna untuk saya dan masyarakat lainnya, saya berharap pihak Pertamina akan
terus melakukan kepedulian seperti ini kepada masyarakat saya berharap
kedepannya setiap rumah memiliki apar untuk keamanan mareka," ujar Reni warga
RT 08 Kelurahan Margasari.
Pjs. Area Manager Communication, Relations
& CSR PT KPI Unit Balikpapan Lifania Riski Nugrahani menyampaikan bantuan
APAR yang diberikan oleh HSSE PT KPI RU V dapat menjadi upaya penanganan
pertama dalam keadaan darurat. Khususnya jika terjadi kebakaran.
"Selain memberikan sosialisasi dan
praktik penggunaan APAR, pada hari ini kami sampaikan bantuan 13 unit APAR.
APAR ini dapat digunakan oleh Bapak-Ibu yang telah mengikuti pelatihan apabila
ada keadaan darurat di sekitar wilayah Kelurahan Margasari," kata Lifa.
Lifania juga menyampaikan peran Kelompok KSB
yang diharapkan dapat melakukan mitigasi bencana. Serta apabila ada bencana di
tengah masyarakat, KSB harus mampu melakukan aksi tanggap darurat dengan tepat.
Hal ini dapat disebarluaskan lagi jangkauannya ke masyarakat.
"Melalui pelaksanaan program CSR,
Perusahaan akan terus berupaya untuk memperluas jangkauan penerima manfaat.
Tidak terkecuali melalui kegiatan pelatihan hari ini. Harapannya, melalui
pelatihan ini setiap lapisan masyarakat dapat ikut berperan aktif dalam
memitigasi bencana ataupun penanganan pertama dalam kegawatdaruratan,” tutup
Lifania.(mid)